Jumat, 29 September 2017

Konsep Pertama Mengenai GLB

Cermati pemahaman konsep Gerak Lurus Beraturan melalui video berikut






Beda Gerak Lurus Beraturan (GLB) dengan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

Gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan, memiliki kesamaan, yaitu sama-sama bergerak pada lintasan lurus.


Gerak Lurus

Setiap benda yang mengalami perubahan posisi dalam waktu tertentu disebut bergerak. Benda dapat bergerak dalam lintasan lurus, melengkung, melingkar, dan lain-lain, bergantung kondisi yang dialami benda.


Rabu, 27 September 2017

Aturan Angka Penting (Aturan Perkalian dan Pembagian)

Selain aturan penjumlahan dan pengurangan (dalam pertemuan sebelumnya, aturan pengurangan tidak dibahas, karena sama dengan aturan penjumlahan). Aturan angka penting juga berlaku pada aturan perkalian dan pembagian. Penerapan aturan perkalian dapat digunakan dalam menentukan luas tanah hasil pengukuran. Berikut langkah-langkah dalam memahami aturan perkalian dan pembagian dalam aturan angka penting.





Senin, 25 September 2017

Aturan Angka Penting (ATURAN PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN)




ATURAN ANGKA PENTING kali ini, akan dibahas mengenai aturan penjumlah dan aturan. Aturan penjumlahan mesyaratkan 2 hal berikut:
1. Hasil penjumlahan hanya boleh memuat 1 angka taksiran
2. Terdapat aturan angka 5.

Untuk meningkatkan pemahamanmu mengenai aturan penjumlahan dan menjaga orisinalitas kualitas materi ATURAN ANGKA PENTING dalam penjumlahan, ikuti langkah-langkah pemahaman konsep berikut





Aturan Angka Penting (Bagian 1)


Angka Penting merupakan angka yang diperoleh dari hasil pengukuran. Artinya angka penting haruslah memiliki satuan. Cermati langkah-langkah pemahaman konsep mengenai aturan angka penting berikut





Analisis Dimensi

Dimensi tidak pernah lepas dari besaran fisika. Setiap besaran fisika memiliki dimensi. Dimensi mencerminkan satuan dari besaran fisika. Jika dalam suatu proses eksperimen atau secara teori ternyata diperoleh suatu nilai tanpa dimensi, maka sesuatu itu tidak dapat disebut besaran fisika. Sesuatu itu disebut bilangan eksak.

Mengenal berbagai besaran fisika, yaitu 7 besaran pokok dan berbagai besaran turunan, menjadikan kita mahir dalam melakukan analisis dimensi.

Analisis dimensi hanya dapat dilakukan dari suatu persamaan fisika yang ditandai dengan adanya simbol sama dengan (=) dari berbagai simbol yang menyatakan besaran fisika. Misalnya diberikan persamaan berikut

F = ma

F merupakan simbol yang menyatakan gaya
m merupakan simbol yang menyatakan massa, dan
a merupakan simbol yang menyatakan percepatan.

Pemahaman mengenai analisis dimensi, mengharuskan kita memahami bahwa

satuan F = satuan m dikali satuan a

dimensi F = dimensi m dikali dimensi a.

Berdasarkan pemahaman tersebut, untuk meningkatkan orisinalitas materi mengenai analisis dimensi cermati langkah-langkah memahami konsep ANALISIS DIMENSI berikut





Besaran dan Satuan

Besaran Fisika

Segala sesuatu yang dapat diukur, punya nilai, dan punya satuan merupakan besaran fisika.
Misalnya dalam mengukur meja belajar, ternyata diperoleh hasil pengukuran 180 cm. Seratus delapan puluh (180) merupakan nilai dan centimeter (cm) merupakan satuan panjang. Nilai 180 cm dapat diperoleh melalui pengukuran menggunakan mistar. Panjang merupakan besaran fisika.

Besaran fisika dapat dikelompokkan mejadi 2, yaitu
1. Besaran Pokok
2. Besaran Turunan

Besaran pokok merupakan besaran yang telah ditetapkan terlebih dulu secara internasional (atau sering disebut Sistem Internasional, disingkat SI). Sistem SI sendiri dapat dinyatakan dalam mks (singkatan dari meter-kilo-sekon) dan dapat dinyatakan dalam cgs (centi-gram-sekon). Namun, khusus mengenai besaran pokok dan besaran turunan, dinyatakan dalam mks.

SEDANGKAN besaran turunan merupakan besaran yang diturunkan dari besaran pokok.

Untuk meningkatkan pemahamanmu dan keorisinalan materi ini, cermati pemahaman mengenai besaran dan satuan berikut!